Apa itu RADAR ?
RADAR (Resilience and Adaptive Assessment Ranking) merupakan sebuah program pemeringkatan yang dikembangkan oleh Universitas Negeri Malang untuk menilai tingkat ketahanan dan kapabilitas adaptif berbagai institusi dalam menghadapi kebencanaan alam maupun non-alam.
Program ini dirancang untuk memberikan gambaran tentang sejauh mana respons darurat, pemulihan, mitigasi risiko, dan pendidikan yang telah diimplementasikan dan diintegrasikan dalam manajemen kebencanaan.
Siapa yang berpartisipasi ?
- Mendorong peningkatan kapasitas institusi untuk manajemen bencana melalui pemantauan berkelanjutan
- Membantu pengambil kebijakan dalam menetapkan prioritas intervensi mitigasi dan adaptasi
- Menyediakan alat penilaian mandiri bagi pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan lembaga terkait
- Meningkatkan kesadaran publik dan akademik terhadap pentingnya ketahanan bencana
Siapa saja Tim RADAR ?
- Program RADAR dikelola oleh tim dari Universitas Negeri Malang, tepatnya di bawah Pusat Lingkungan Mitigasi Kebencanaan (PLMK)
- MTim RADAR ini berisi orang-orang dari berbagai bidang ilmu, seperti: Geografi, Ilmu Lingkungan, Perencanaan Wilayah, Manajemen Bencana, Teknik Sipil, Sistem Informasi, Statistik,
- Karena timnya lintas disiplin, mereka bisa melihat masalah dari banyak sudut pandang dan nggak cuma fokus dari satu sisi saja.
- Pendekatan yang digunakan jadi lebih menyeluruh dan relevan, supaya hasil penilaian RADAR benar-benar sesuai dengan tantangan nyata yang dihadapi kampus-kampus dalam membangun ketangguhan dan kemampuan beradaptasi terhadap bencana.
Apa Tujuan RADAR ?
RADAR memiliki tujuan seperti berikut:
- Mendorong peningkatan kapasitas institusi untuk manajemen bencana melalui pemantauan berkelanjutan..
- Membantu pengambil kebijakan dalam menetapkan prioritas intervensi mitigasi dan adaptasi.
- Menyediakan alat penilaian mandiri bagi pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan lembaga terkait.
- Meningkatkan kesadaran publik dan akademik terhadap pentingnya ketahanan bencana.
Apa Manfaat RADAR ?
Perguruan tinggi yang mengikuti sistem pemeringkatan RADAR (Resilience and Adaptive Assessment Ranking) dengan menyampaikan data ketahanan dan adaptasinya akan memperoleh sejumlah manfaat berikut:
- Peningkatan kapasitas adaptif dan ketahanan institusi
- Pengakuan dan visibilitas institusional
- MMendorong perubahan aksi nyata untuk ketangguhan
- Fasilitas jejaring dan kolaborasi
- Pengembangan kebijakan dan strategi yang lebih terarah
- Meningkatkan citra institusi dan kepercayaan pemangku kepentingan
Mitra Kolaborasi Radar
Malaysia Japan International Institute of Technology | UTM
University of Kitakyushu | Japan
Forum Perguruan Tinggi untuk Pengurangan Risiko Bencana
Bagaimana Perguruan Tinggi Berpartisipasi ?
Pendaftaran Institusi
Langkah pertama adalah melakukan registrasi melalui laman resmi RADAR. Langkah ini dilakukan oleh perwakilan resmi institusi, seperti dari unit penjaminan mutu, pusta manajemen risiko, atau pimpinan perguruan tinggi. Beberapa data yang harus disiapkan saat registrasi adalah sebagai berikut:
- Profil singkat institusi (nama, alamat, status akreditasi, jumlah mahasiswa dan dosen);
- Nama atau kontak PIC (person in charge) untuk kegiatan RADAR;.
- Dokumen pendukung awal (jika diminta) seperti struktur organisasi kebijakan dasar
Setelah proses ini selesai, institusi akan menerima akses menuju platform penilaian RADAR.
Pengisian Instrumen Penilaian Berbasis Lima Pilar RADAR
Tahap inti partisipasi RADAR adalah pengisian instrumen penilaian yang dirancang berdasarkan lima pilar utama. Masing-masing pilar memiliki indikator, kriteria, dan bobot tertentu. Berikut rincian pilar tersebut:
- Pilar Struktural
- Infrastruktur Tangguh
- Desain bangunan tahan gempa;
- Jalur evakuasi dan titik kumpul;
- Sistem peringatan dini dan pemadam kebakaran;
- Aksesibilitas fasilitas darurat.
- kapasitas Sumber Daya
- Pelatihan tanggap darurat bagi dosen, staff, dan mahasiswa;
- Pembentukan tim siaga bencana
- Penyediaan peralatan dan logistik dasar(P3K,Genset,Alat komunikasi cadangan);
- Kolaborasi dengan lembaga luar seperti BPBD,PMI, atau komunitas tanggap bencana.
- Infrastruktur Tangguh
- Pilar Non Struktural
- Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
- Penelitian dosen dan mahasiswa tentang risiko dan mitigasi bencana;;
- Kegiatan pengabdian masyarakat yang terkait dengan edukasi kebencanaan;
- Integrasi topik resiliensi ke dalam kurikulum;
- Kemitraan dengan pemerintah, LSM, dan komunitas lokal.
- Teknologi dan Digitalisasi
- Sistem informasi manajemen risiko bencana (SIM-RB);
- Aplikasi pelaporan kejadian darurat berbasis web atau mobile
- Pemanfaatan IoT atau snesor untuk pemantauan infrastruktur;
- Digitalisasi SOP dan protokol kebencanaan.
-
Kebijakan dan Tata Kelola
- Kebijakan formal tentang penanggulangan bencana di kampus;
- SOP penanganan darurat;
- Mekanisme koordinasi lintas unit kerja;
- Ketersediaan rencana audit kebencanan.
- Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Institusi wajib mengunggah bukti dokumentasi untuk setiap indikator, seperti foto fasilitas, dokumen SOP, laporan kegiatan, atau tautan kebijakan resmi.Untuk template bisa diunduh melalui informasi diatas
Verifikasi dan Validasi Data
Setelah instrumen penilaian dikirimkan, tim RADAR akan melakukan pemeriksaan administratif dan teknis terhadap isian dan dokumen pendukung. Proses ini melibatkan:
- Penilaian oleh ahli.
- Permintaan klarifikasi atau wawancara singkat dengan PIC;
- Kunjungan daring atau luring jika diperlukan.
Analisis Peningkatan dan Pemeringkatan
Data dari seluruh pilar akan dianalisis menggunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Setiap pilar memiliki bobot tertentu dalam menentukan skor akhir institusi.
Umpan Balik dan Rekomendasi Peningkatan
RADAR tidak hanya memberikan skor. Setiap institusi akan menerima laporan evaluasi menyeluruh yang mencakup:
- Ringkasan kinerja di setiap pilar;.
- Identifikasi area unggul dan area yang perlu ditingkatkan;
- Rekomendasi konkrit aplikatif;
- Saran pengembangan kebijakan dan program kampus tangguh.
Laporan ini dapat digunakan institusi sebagai bahan dalam menyusun rencana strategi dan rencana kerja tahunan.
Informasi
Berita Kegiatan